Feature

Twicsy Remove: Cara Bagi Yang Suka Menyesal Belakangan

Wise and silly man once said, that:

“Penyesalan memang selalu datang di akhir. Kalau di awal namanya pendaftaran.”
*Kriuk.

Saya mau sedikit berbagi pengalaman bagi yang suka menyesal belakangan :b.

Ada yang masih sering update status di Twitter? Dulu pernah nge-twit kayak detik.com yang kelihatan di twit count-nya sampe puluhan ribu bahkan ratusan ribu? Termasuk retweet-an yang masih pake format manual ‘RT’ yang kalau sekarang dilihat lagi kok nyampah dan susah dibaca banget, ya? Hehe. Pernah juga mengunggah foto di sana, mulai dari unggah langsung, atau melalui aplikasi pihak ketiga? Pernah dari ngunggah tersebut lalu nyesel, atau karena alasan lain, foto-foto tertentu kemudian dihapus, atau menyesal banyak nge-twit ‘sampah’ dan bosan lalu sekarang akun Twitter kita tersebut jadi dorman dan akhirnya digembok biar isinya nggak dibaca dunia luar dan foto-foto lama nggak terumbar? ADAAA!!! Saya salah satunya, dan akhirnya saya hapus sekalian akun Twitter tersebut untuk menghilangkan jejak dengan sebelumnya diunduh terlebih dulu arsipannya buat nostalgia :b. Meski kayaknya percuma, karena segala sesuatu yang udah di-post ke dunia maya nggak bakal bisa ditarik lagi, kecuali kalau mau bakarin server massal. Ya kali, Din! Hvft. Tapi paling nggak bisa diminimalisir.

Belum lama, saya coba melakukan kembali satu cara, yaitu untuk melihat bagaimana diri saya dari sudut pandang pencarian Google. Dan jenjreeennggg!!! Ternyata menjadi alay adalah memang salah satu fase kehidupan yang harus dilalui sebelum menjadi dewasa, hehe. Berangkat dari sana, sekarang saya lebih berhati-hati untuk posting sesuatu, dan hapus-hapusin akun dunia maya sebisa mungkin karena semakin ke sini privasi semakin penting, dan bakal berbagi yang (semoga) berguna. Untungnya Friendster udah punah. Pfiuh! Mungkin fase yang pernah saya alami itu juga yang lagi dialamin sama @awkarin ^^V.

Ada beberapa dari hasil pencarian tersebut yang masih aman dan wajar, maka saya biarin. Ada yang bener-bener harus dimusnahkan, salah satunya foto-foto yang pernah diunggah ke Twitter dari akun yang digembok sampe yang dihapus TAPI MASIH NONGOL di TWICSY!!! WHAT?!? *Menghardik keyboard laptop*. Padahal akses ke akun yang sudah kehapus atau ganti username tersebut udah nggak mungkin. Lha terus aku kudu piye?!?

Bagi yang belum tahu, foto-foto Twitter dari akun yang digembok atau dihapus masih bisa dilihat melalui tautan berikut: http://twicsy.com/u/UsernameTwitterKamu, dan masih terindeks di mesin pencarian Google. Untungnya, ada cara untuk menghapusnya meski tidak langsung hilang sesaat setelah melakukan langkah berikut, yaitu:

1. Kirim email ke pihak Twicsy atas keberatan kita terhadap foto-foto yang ditampilkan di sana dengan alasan masalah privasi. Ingat, untuk juga menyertakan URL halaman yang menampilkan foto-foto yang ingin dihapus tersebut. Contoh: http://twicsy.com/u/dinicakep, dan;

2. Kirim ke alamat email: twicsyremove@searchles.com.

Awalnya pesimis mengira pasti bakal nggak ditanggepin, dan harus nerima foto alay yang hina dina bakal terpampang di sana terus. Email kita nggak bakal dibales langsung dan emang nggak bakal dibales juga sih, hehe. Fotonya pun nggak langsung kehapus secepat kita ngapus foto di Instagram karena filter kurang cakep atau cropping kurang pas :b. Tapi lumayan ‘lah sebelum kalian terkenal dan foto-foto tersebut terendus tim infotainment dan dijadiin bahan berita, hehe. Dengan melakukan cara di atas, dalam beberapa hari koleksi foto tersebut sirna *TRIIINNNGGG!!!. Leganya!

Kalau mau sedikit demi sedikit ‘memudarkan’ rekam jejak kita di dunia maya memang harus mengerahkan usaha lebih. Terlebih lagi kalau kita sudah bener-bener kehilangan akses untuk mengubah pengaturan ke akun-akun yang pernah dibuat dengan niat, sekedar iseng, penasaran, ikut-ikutan, atau jebakan yang berujung penyesalan dan merelakan yang sudah terlanjur terumbar. Saran paling mutakhir ya, from now on, harus dipikir dan direncanakan betul-betul apa yang akan kita bagi ke dunia maya yang serasa abadi itu, kalau memang benar-benar nggak bisa nggak internetan.

Selamat mencoba tip sederhana di atas dan semoga bermanfaat :D!

Cheers,
Dini.

You Might Also Like

No Comments

Leave a Reply