Music My Music Preferences

Lagu-Lagu Non Berbahasa Indonesia dan Berbahasa Inggris Yang Menjadi Kesukaan

Aku cinta I.N.D.O.N.E.S.I.A… dengan segala keindahan alamnya, dengan segala kemajemukan budaya, isi kepala orang-orangnya, yang di satu sisi membuat Indonesia semakin kaya, di sisi lain juga sering menjadi pemicu perselisihan. Cinta mati sama bobrok-bobroknya juga. Dengan naif, saya mencoba menyederhanakan akar dari segala perselisihan yang sering terjadi di negeri ini, baik di dunia nyata maupun di dunia maya, adalah semata karena perbedaan ketertarikan. Kita, manusia, sebenarnya tidak saling membenci, hanya saja ketertarikan dan sudut pandang kita berbeda-beda. Cakupan pengertian dan kemampuan kita dalam berpikir pun yang berbeda dan bertingkat pula. Yak, kasus ditutup, case closed!

Ngomong-ngomong soal Indonesia dan suka-sukaan, selain yang saya sebutkan di atas, saya juga suka musik. Bahkan boleh diakui, bahwa musisi dan lagu-lagu yang saya dengarkan kebanyakan berasal dari Indonesia. Bagi saya, jika kita menyisihkan waktu dan perhatian barang lebih lama sedikit saja, banyak lagu-lagu dari para insan Indonesia yang bagus dan apik. Ini juga jadi salah satu PR di pikiran yang selalu tidak bisa duduk diam ini. Soal mendengarkan lagu pun saya tidak pernah membatasi diri pada jenis musik tertentu, saya amat dan sangat terbuka kepada diri saya sendiri untuk segala kemungkinan untuk lagu-lagu yang akan saya dengarkan. Sampai lagu-lagu Kangen Band yang banyak dibilang kampungan dan 4l@y pun terkadang saya dengarkan di saat sedang butuh hiburan. Sungguh!

1. Sébastien Tellier – Ma Calypso

Si Oom ini adalah musisi dari Perancis. Yang membuat saya suka dengan lagu ini karena bebunyiannya bernuansa tropikal dilengkapi dengan dialek Bahasa Perancis yang terasa di kerongkongan dan yang ada di bayangan saya kalau mencoba melafalkan kata-kata dalam lirik lagu ini kayaknya ludah bakal muncrat-muncrat. Pernah beberapa kali nyoba ikut nyanyi lagu ini, daaannn saya keteteran, hehe.

Sergio Mendes – Upa Neguinho

Meski ini bukan lagu asli milik Sergio Mendes & Barsil 66, tapi dari beberapa versi yang beredar sampai versi asli yang dinyanyikan oleh Edu Lobo sendiri, versinya Sergio Mendes & Brasil 66 bagi saya paling renyah dan enak buat joged.

Versi Sergio Mendes & Brasil 66

Versi Elis Regina

Versi Edu Lobo

2. Nina Becker Carioca 1954

Nina Becker ini lahir di Brazilia. Dia nggak terlalu terkenal, dan lagu ‘Carioca 1954‘ ini menjadi bagian di dalam album “Minha Dolores” miliknya yang sampulnya gambar kembang. Terus napa? Yang saya suka karena lagunya enak banget, bikin adem. Membayangkan saya memakai floral dress dan sambil duduk di atas taplak motif kotak-kotak di taman. Cocok buat piknik!

3. Lucite Tokki – Rainy Day

Duo yang berasal dari negara pengimpor drama Korea ini hadir dengan lagunya yang manis. Dan lagu ini berhasil membuat saya pengin minum susu putih dingin sambil bengong di depan jendela yang berembun karena hujan di luar. Ngayaaallll…

4. Thalia – Maria La Del Barrio

Ya ampuuunnn, sebagai pecinta telenovela, lagu yang punya judul sama dengan serial telenovela yang diperankan sendiri pula oleh sang penyanyinya ini memang ya, duh harus saya akui, sudah jadi yang prioritas, yang teratas pula lagi, sebagai lagu yang paling saya cari dan nyanyiin di Smule, haha. Sampai hapal di luar kepala! Ampun gusti! FYI, telenovela “Maria La Del Barrio” ini waktu tayang di Indonesia tahun 90-an dulu, judulnya ganti jadi “Maria Cinta Yang Hilang”. Awww! Dari awal lagunya aja, langsung bener-bener nyeret yang denger buat langsung joged. BAM BAM BAM!!! Langsung bener-bener habis-habisan sampe akhir temponya cepat tanpa ampun. Thalia memang bener-bener, suara ciamik, goyang aduhai, akting memukau bareng Fernando Colunga! Keprok-keprok.

5. Thalia – Rosalinda

Oke, oke, yang ini nggak boleh ketinggalan. Banyak dari kita setuju kalo Thalia di telenovela ini kelihatan cantik banget, dan penuh bunga. Jadi lagu yang saya nyanyiin juga di Smule. Udah itu aja.

6. Las Ketchup – Kusha Las Payas

Ingat lagu ‘Asereje’? Yang goyangnya kayak goyang kodok dan dulu sempet digandrungin banget, sampe Las Ketchup konser di Indonesia. Abis ‘Asereje’ meledak, dan saya juga sempet punya CD-nya walau bajakan, lalu bubaaarrr nggak kedengeran lagi. Daripada ‘Asereje’, saya justru lebih suka lagu Kusha Las Payas, yang nggak tahu artinya apa. Google Translate pun tidak mampu menerjemahkannya. Tapi dari jawaban yang didapat dari Yahoo Answer sih, ‘Kusha Las Payas‘ sebenarnya dalam Bahasa Spanyol sendiri seharusnya ditulis ‘Escucha a Las Payas‘ yang artinya ‘listen to the white girls’. Nggak Bahasa Indonesia atau bahasa lainnya, pasti ada bahasa nggak bakunya, ya.

7. Daniel Santos En Mi Viejo San Juan

Dari tadi kebanyakan lagu-lagu latin. Mungkin karena hobi saya menonton telenovela dulu, jadi cenderung ke arah sana. Lagu ini enak, dan seolah-olah ada suara tapak kudanya.

Sebagai tambahan, bagi yang ingat akan lagu yang diplesetkan liriknya oleh grup lawak Warkop DKI, pasti ingat kembali setelah mendengarkan lagu dari Daniel Santos ini.

8. Tito Rodriguez – Inolvidable

Parau yang enak.

9. Sergio Mendes & Brasil 66 – Mas Que Nada

Yah, ini mah mau versi yang mana juga kayaknya jadi kesukaan ya di mana-mana. Tapi kalo versi ini, apalagi video klipnya yang di pohon-pohon, jadi nilai tambah.

10. Armando Manzanero – Somos Novios

Pertama tahu lagu ini lagi-lagi dari telenovela. Kakek Armando Manzanero bareng Olga Tanon nyanyi lagu yang identik dengan lagu nikahan ini di nikahannya Betty & Armando di telenovela Yo Soy Betty La Fea. Kalo kalian nyari lagu ini di Youtube hanya dengan judulnya, yang banyak muncul adalah duet antara Andrea Bocelli dan Christina Aguilera. Tapi bagi saya, versi yang baru itu kurang greget.

11. Ryutaro Makino – Youth Beautiful Day

Saya langsung naksir lagu, ehm atau lebih tepatnya jingle kali ya, karena muncul di iklan-nya Pocari Sweat, dan durasinya cuma 1 menit. Lagu ini bikin semangat dan bening, cerah ceria. Cocok buat di pantai di hari yang indah sesuai judulnya. Video yang saya sisipkan ini dibuat sama mahasiswa Indonesia buat tugas kuliahnya, lho!

12. SNSD – Gee

Duh, Ini emang enak, haha.

13. Harlem Yu – Qing Fei De Yi

Tao Ming Tseee, Huwa Celeiiiyyyy, Sanchaiiii…

Demikian itu. Ini soal selera dan sangat amat teramat tingkat subyektifitasnya tinggi. Boleh setuju, boleh nggak. Bila setuju semoga menikmati, jikalau tidak jangan sampai benci. Seperti yang diutarakan sebelumnya, bahwa pada dasarnya kita tidak saling membenci, hanya ketertarikan masing-masing saja yang berbeda. Xie xieee…

You Might Also Like

3 Comments

  • Reply
    Soundtrack Telenovela Paling Disukai – DEDEZIRE
    August 7, 2017 at 5:46 pm

    […] Baca juga: LAGU-LAGU NON BERBAHASA INDONESIA DAN BERBAHASA INGGRIS YANG MENJADI KESUKAAN […]

  • Reply
    Yos Mo
    August 8, 2017 at 4:47 am

    weeww, kece berat lagu-lagu pilihan kk Dini.
    kalau aku lebih suka lagu asing non-English berbahasa India, Jepang, Mandarin dan Arab.

    • Reply
      Dini Murti
      August 8, 2017 at 6:43 am

      Saya juga suka semua lagu Mas Yos, yang penting enak didenger. Udah gitu aja. Hehehe…

    Leave a Reply