Feature

Hijup Bloggers Meet Up X Softex Daun Sirih Yang Seru & Bermanfaat

Selain bekerja dari senin sampai dengan jumat, setiap akhir pekan saya selalu memanfatkan waktu libur tersebut untuk melakukan berbagai aktivitas, salah satunya yang paling sering, yakni berkeliling Jabodatabek atau kalau sempat, ke luar daerah untuk memotret di jalan atau mengunjungi lokasi-lokasi tertentu yang sumber rujukannya bisa saya dapatkan dari mana saja. Pokoknya, nggak ada waktu kosong yang terbuang bagi saya untuk bengong, karena memang nggak bisa diam dan selalu melakukan aktivitas yang menyenangkan untuk melepas penat atau untuk menambah perbendaharaan pengetahuan. Cerita-cerita saya pernah ke mana saja walau belum di-post semua di blog, bisa dibaca di sini. Semoga sudi mampir dan membaca dan menjadi inspirasi. *ujung-ujungnya promosi :b*

Nah, hari minggu, tepatnya tanggal 22 April 2018, lalu, saya seneng banget karena bisa kumpul-kumpul di Eastern Opulence, Jakarta Selatan, bareng 49 Blogger (50 termasuk saya), di acara Hijup Bloggers Meet Up x Softex Daun Sirih. Saya nggak ragu sama sekali untuk daftar begitu informasi mengenai acara ini di-post di media sosial Hijup dan juga BloggerCrony! Alhamdulillah, saya mendapatkan undangannya dan nggak sabar sejak saat itu dengan lalu langsung menyiapkan dress berwarna hijau muda yang menjadi dresscode acara tersebut yang sudah saya gantung di kamar dari beberapa hari sebelumnya, beserta kerudung dan sepatu padanannya yang nggak kalah siap bin ready! Yeay!!!

Sampai hari itu tiba, saya sempat deg-deg-an karena selain antusias, juga karena hari itu mulai mendung dan bahkan sempat turun hujan. Alhamdulillah, begitu hujan reda, saya siap banget dan langsung meluncur seperti roket yang mengarah horizontal menuju tempat biasa untuk menunggu bus TransJakarta yang siap mengantarkan ke daerah tempat acara. Singkatnya, saya pertama menumpang bus berwarna biru, lalu transit dan lanjut dengan bus berwarna oranye, lalu mengakhiri serangkaian perjalanan dengan ojek, dan akhirnya sampai ‘lah di tempat acara kurang-lebih satu jam sebelum acara dimulai, dan langsung disambut oleh seorang Mbak ramah yang bekebaya biru dengan rambut bersanggul rapih yang langsung berujar ‘Ke acara Hijup?‘, lalu saya balas dengan anggukan senang. Ia mengantarkan saya dan Mbak Tuty Saca yang bertemu di pintu masuk ke lift di ujung ruangan untuk menuju ke lantai 3.

Begitu masuk, saya langsung menerawang kagum dengan dekorasinya. Setelah registrasi ulang, saya lihat ke kanan dan ke kiri, ke atas ke bawah, bahkan melihat ke pakaian yang saya kenakan dan langsung berkhayal serta mengunci nantinya hendak foto di mana saja dan bagaimana posenya, hihihi :b. Setelah memilih tempat, di atas meja dan di kursinya sudah ada kotak dan goody bag dari Softex Daun Sirih dan Hijup. Seneng banget! Persediaan pembalut, panty liner, dan scarf baru dipastikan aman sentosa.

Di sudut ruangan hari itu

Dekorasi manis dan hadiah dari Softex Daun Sirih & Hijup yang bikin senang

Mengintip serangkaian produk Softex Daun Sirih

Kotak manis berisi produk Softex Daun Sirih dan scarf dari Hijup yang siap jadi item ‘cuci-kering-pakai’

Mendapat Ilmu Dari Para Pembicara

Acara dimulai kurang lebih pukul 15:30 WIB setelah adzan Ashar. Di acara hari itu, para Blogger bukan hanya saling kumpul, tetapi juga pastinya mendapatkan cerita pengalaman dan juga banyak informasi serta ilmu bermanfaat tentang salah satu daerah istimewa kewanitaan, yakni ‘Miss V’. Untuk itu, maka dihadirkan beberapa pembicara yang berbagi pengalaman dan ilmu penting.

Acara Hijup Bloggers Meet Up x Softex Daun Sirih Dibuka

Narasumber pertama yakni ada influencer media sosial, Lulu Elhasbu, menceritakan tentang kesibukannya yang bahkan sampai sering membuatnya lupa untuk menjaga daerah kewanitaannya tetap bersih. Lulu juga bercerita tentang pengalamannya waktu awal-awal haid sewaktu remaja dulu. Ia sempat berganti-ganti pembalut untuk mencari yang sesuai, mulai dari bentuk hingga yang mana saja yang cocok untuk aktivitas atau waktu tertentu.

Pembicara Pertama, Lulu Elhasbu, Berbagi Cerita Tentang Pengalamannya Menjaga Daerah Kewanitaan

Lulu berujar bahwa karena kegiatannya yang menyibukkan itu ‘lah, maka perlu untuk tidur yang cukup, membawa air putih, serta membawa persediaan pakaian dalam dan juga panty liner setiap hari. Tetapi, karena kesibukannya itu ‘lah ia justru menjadi sering malas untuk mengganti panty liner, dan akhirnya semua persediaan itu hanya menjadi persediaan (stock) belaka. Sama dengan saya dan banyak hijaber lain yang dilema sering menumpuk memakai pakaian, Lulu juga melakukan hal yang sama, dan itu justru membuat daerah kewanitaan menjadi mudah lembab karena sirkulasi udara terhambat akibat kebiasan tersebut. Karena sadar kebiasaan-kebiasannya itu sangat kurang baik untuk kesehatan daerah kewanitaan, ia mulai worry dan jadi sering mencari informasi tentang keputihan dan segala kemungkinan gangguan kesehatan yang terjadi pada daerah kewanitaan tersebut. Bukannya malah menjadi tenang, Lulu dulu justru menjadi semakin parno. Semakin digali memang sering bikin semakin khawatir. Tapi memang, kita para perempuan harus tahu dan mulai sadar untuk menjaga daerah kewanitaan agar tetap bersih dan sehat.

Nah, biar nggak semakin parno dan worry, ada dr. Bram Pradipta, SpOG (Spesialis Obstetri Ginekologi) dan Mbak Anastasia Erika (Brand Manager PT Softex Indonesia), yang memberikan informasi yang tepat tentang daerah kewanitaan dan upaya Softex Indonesia membantu para perempuan menjaga daerah kewanitaannya dengan menyediakan serangkaian pembalut yang tepat.

(Kiri ke Kanan): Lulu Elhasbu (Social Media Influencer), Anastasia Erika (Brand Manager PT Softex Indonesia, dr. Bram Pradipta SpOG (Spesialis Obstetri Ginekologi)

dr. Bram Pradipta memberikan informasi faktor resiko apa saja yang memicu masalah kesehatan pada daerah kewanitaan, yakni di antaranya:

  1. Seks bebas;
  2. Penyakit tertentu seperti HIV, diabetes melitus;
  3. Antibiotik yang tidak rasional;
  4. Perubahan hormonal;
  5. Merokok;
  6. Alkohol;
  7. Stress;
  8. Obesitas.

Karena beberapa faktor di atas, yang jadi menimbulkan gatal, nyeri, bau tidak sedap, dan keputihan. Keputihan ini sendiri sebenarnya adalah normal dialami, apalagi kalau kita sedang capek dan stress. Namun, keputihan yang normal itu seharusnya cairannya berwarna bening dan tidak berbau. Jangan sampai deh terjadi keputihan yang mulai tidak normal, yakni yang tanda-tandanya adalah jumlahnya bertambah banyak, konsistensi dan warnanya berubah, terjadinya gatal, bau, vagina kemerahan atau iritasi, pendaharaan setelah siklus haid berakhir atau bahkan setelah sudah menopause, serta adanya benjolan di vagina.

Banyak yang bertanya ke para pembicara soal kesehatan daerah kewanitaan

Kalau gejala-gejala tidak normal tersebut di atas sudah terjadi, maka harus segera ke dokter. Nah, buat yang masih normal-normal saja, juga harus tetap mencegah agar daerah kewanitaan tetap bersih, sehat, sehingga membuat kita bebas worry, yakni juga masih dari informasi penting dari dr. Bram Pradipta, yakni dengan cara:

  1. Mengeringkan vagina setelah buang air kecil, dengan cara dibasuh dari arah depan ke belakang, bukan sebaliknya;
  2. Gunakan pembersih vagina yang terbuat dari bahan alami;
  3. Basuh vagina sebelum dan sesudah bersenggama dengan pasangan;
  4. Kurangi meminum minuman beralkohol;
  5. Kurangi atau bahkan berhenti merokok.

Nggak hanya dari hal-hal sehari-hari di atas saja yang bisa membantu para perempuan untuk mengurangi bahkan menghilangkan masalah pada daerah kewanitaan, tetapi sangat perlu diketahui dan diperhatikan, yakni dalam hal pemilihan pembalut yang digunakan selama haid, bahkan pada pra dan pasca haid. Oleh karena itu, rangkaian Softex Daun Sirih hadir untuk memberikan para perempuan pilihan pembalut yang tepat.

Bersih, Sehat, Bebas Worry, Dengan Softex Daun Sirih!

Lulu Elhasbu, saya, dan banyak perempuan, pastinya pernah berada di situasi berganti-ganti merk pembalut karena mencari-cari mana yang paling tepat dan sehat karena berkaitan dengan daerah kewanitaan. Sempat juga dulu khawatir dengan isu-isu yang menyebar tentang pembalut yang dibuat dari bahan-bahan berbahaya.

Tetapi apa yang Mbak Anastasia Erika paparkan tentang apa dan bagaimana produk-produk Softex dibuat, meyakinkan bahwa isu tersebut nggak berlaku untuk produk-produk Softex, karena dijamin kualitasnya. Nggak heran, Softex ini bisa terus ada dan bertahan sampai sekarang dari tahun 1974, dan ada di top of mind setiap kali ingat tentang merk produk pembalut. Dulu waktu awal-awal haid, setiap beli pembalut ke warung terdekat, langsung refleks “Bu/Pak/Mbak/Mas, beli Softex satu.“. Karena kemajuan teknologi, sehingga pengolahan daun sirih yang sudah dikenal khasiatnya sejak dulu, menginspirasi Softex mengeluarkan rangkaian Softex Daun Sirih.

Sebagai informasi, Softex Daun Sirih mengandung antiseptik alami. Antiseptik ini berguna untuk menghambat tumbuhnya bakteri yang rentan banget berkembang kalau kita sedang datang bulan yang sedang banyak-banyaknya. Bakteri mudah sekali berkembang pada periode ini, apalagi kalau kita punya segudang aktivitas yang menyita waktu seharian. Rasanya, yang ada di pikiran adalah bagian belakang yang setiap beberapa menit sekali diperiksa karena takut bocor dan tembus.

Nah, kalau teman-teman yang sering cemas saat datang bulan, Softex Daun Sirih ini memiliki kemampuan menyerap langsung dalam 1 detik! Daya serapnya yang cepat ini membuat darah haid langsung menyerap seketika dan nggak bikin ‘banjir’ di permukaan pembalut. Selain itu, Softex Daun Sirih juga teruji klinis hypoallergenic oleh Australian Dermatologist. Ini berarti, Softex Daun sirih cocok digunakan oleh yang berkulit sensitif. Kandungan antiseptik alami dari ekstrak daun sirih, hypoallergenic, dan juga daya serap yang tinggi dan cepat ini ‘lah yang menjadi kelebihan Softex Daun Sirih, sehingga membuat masa-masa haid menjadi lebih nyaman dan bebas worry. Tapi pastinya, jangan lupa untuk rajin mengganti pembalut atau panty liner dengan yang baru setiap 3 jam sekali atau kalau sudah penuh, ya!

Bagusnya lagi, Softex Daun sirih memiliki banyak varian yang bisa dipilih berdasarkan tingkat kederasan darah haid dan juga berbagai bentuk (dengan atau tanpa sayap) dan panjang (23 cm, 29 cm, 36). Misalnya, kalau pada hari pertama haid biasanya darah akan cenderung sangat deras dan pasti tentunya butuh pembalut yang mampu menyerap banyak dan ukuran yang lebih panjang. Berikut adalah tingkatan kederasan, jenis, dan ukuran yang Softex Daun Sirih gunakan untuk membantu teman-teman memutuskan harus memakai pembalut yang mana yang tepat untuk periode tertentu.

1. Regular Flow

Untuk varian ini, bisa teman-teman digunakan kalau aliran darah haid wajar.

  • Dengan sayap (wing) dan juga tanpa sayap (non wings)
  • Panjang 23 cm.

2. Heavy Flow

Untuk varian ini, bisa teman-teman digunakan kalau aliran darah haid sedang banyak.

  • Panjang 29 cm

Softex Daun Sirih Heavy Flow 29 cm

3. Extra Heavy Flow

Untuk varian ini, bisa teman-teman digunakan kalau aliran darah haid sedang sangat banyak sekali.

  • Dua sayap (double wings)
  • Panjang 36 cm

Gimana? Teman-teman sekarang nggak perlu bingung lagi memutuskan hendak memakai jenis yang mana yang sesuai dengan kebutuhan. Tapi, ada yang paling menyenangkan dari rangkaian Softex Daun Sirih ini, yakni ada paket ekonomis 3 in 1, karena di dalamnya sekaligus ada beberapa jenis yang sudah disebutkan di atas, ditambah gratis panty liner! Jadi, nggak perlu khawatir karena semua jenis pembalut untuk siklus yang berbeda ada di dalam satu kemasan.

Softex Daun Sirih 3 in 1


 Workshop Fotografi Flat Lay

Nah, setalah mendapatkan cerita pengalaman dan juga informasi penting nan bermanfaat dari 3 narasumber hari itu, ilmu baru tentang fotografi flat lay juga para Blogger dapatkan. Fotografi flat lay ini memang sedang digandrungi banget, dan jadi kesukaan banyak orang, termasuk Blogger karena aplikatif sebagai material pendukung bahkan utama di blog dan media sosial. Walaupun saya hobi banget fotografi sampai turun keliling di jalan segala, tetapi saya lemah di flat lay ini, dan kebetulan workshop ini memberikan insight baru bagaimana memotret a la flat lay. Workshop ini dipandu oleh Mas Bimo Pradana, fotografer dan juga videografer dari Hijup.

Mas Bimo memberikan tip-tip bagaimana memotret flat lay yang baik. Setelah memberikan materi, para Blogger juga langsung prakter di tempat dengan properti yang tersedia di sekitar dan langsung diunggah ke akun Instagram untuk mendapatkan hadiah ciamik dari Hijup bagi foto yang paling bagus. Jangan ditanya foto saya gimana. Kue cucur anget-anget, ancur banget! Sampai saya minder mau upload, hehe. Lain kali, saya bakal ingat-ingat ilmu memotret flat lay yang saya dapatkan di workshop ini, yang di antaranya kurang lebih ada 5 poin utama, yakni:

1. Tema

Tema ini adalah langkah awal kalau kita hendak memotret flat lay. Kita harus tahu, hendak seperti apa sih foto yang akan dihasilkan. Perlu referensi dan menentukan palet warna apa yang akan digunakan untuk mendukung keluaran (output) foto kita nanti.

2. Latar Belakang

Latar belakang jadi hal yang penting, yakni alas yang digunakan untuk meletakan properti itu bagaimana, salah satunya adalah harus di atas permukaan yang solid, agar tidak mudah bergeser-geser atau terguncang. Hal lain yang perlu diperhatikan adalah, apakah latar yang akan digunakan akan polos, bertekstur, atau bahkan bermotif. Tentunya, ini berkaitan dengan tema yang telah ditentukan pada poin pertama.

3. Proporsi Estetika

Keindahan visual memang yang pastinya hendak dicapai dari potret flat lay. Oleh karena itu ‘lah kita harus memperhatikan objek utamanya, titik yang ingin ditonjolkan (point of interest), pemilihan properti yang tepat, dan juga keseimbangan antara objek, latar, dan properti yang digunakan tersebut. Karena proporsi yang tepat akan membuat tema dan tujuan yang hendak dicapai ‘nyambung’.

4. Pencahayaan

Kata Mas Bimo, kalau hendak memotret dengan cahaya alami sinar matahari, memotretlah pada pagi hari dan atau pada golden hour di sore hari, karena arah jatuhnya cahaya ke objek yang akan kita potret akan lebih bagus dan terlihat estetis. Tsedap!!! Pokoknya, hindari memotret dengan cahaya yang minim.

5. Pembingkaian (Framing)

Foto flat lay yang ideal adalah yang proporsi pembingkaiannya pas. Misalnya nih, semua properti dan objek utama kalau kita pintar dalam penyusunannya akan terlihat seperti bentuk segilima, atau bentuk lainnya. Kalau kita cermat mengamati foto-foto flat lay, biasanya sang fotografer memang sengaja menyusun objek dan properti dengan bentuk tertentu. Garis dari bentuk-bentuk yang mampu kita cermati dan baca ini ‘lah yang dinamakan garis imajiner. Hmmm, sungguh menarik!

Tambahan deh satu lagi apabila teman-teman hendak memotret flat lay, yakni mesti TOTAAALLL!!! Mas Bimo sampai naik kursi agar hasilnya bagus dan pas!

Mas Bimo mempraktekan dengan totalnya memotret flat lay

Ini hasil foto flat lay saya yang ‘B’ saja. Tapi, saya beneran seneng banget fotografi, kok! Foto-fotonya bisa dilihat juga di sini. *Ujung-ujungnya promosi lagi :b

Hasil Foto Flat Lay Ala Kadarnya

Heboh banget sesi workshop waktu itu! Akhirnya, acara ditutup dengan pengumuman pemenang foto flat lay dan foto bersama. Pokoknya, hari itu menyenangkan, seru, dan bermanfaat banget! Intinya adalah, sebagai perempuan, walaupun sibuk dengan banyak aktivitas, bukan hanya memperhatikan penampilan luar saja, tetapi juga harus memperhatikan kesehatan daerah kewanitaan. Terima kasih Hijup dan juga Softex Daun Sirih, terima kasih juga para teman Blogger. Sampai jumpa di meet up di lain kesempatan!

This slideshow requires JavaScript.

Setelah meet up hari itu, produk dari Softex Daun Sirih langsung saya pakai. Pastinya juga scarf ciamik dari Hijup yang sampai sudah saya pakai 2 kali minggu kemarin! Cuci, kering, pakai lagi. Terlalu senang! Saya punya oleh-oleh juga nih dari meet up kemarin untuk teman-teman yang baca tulisan di blog saya ini. Terima kasih banyak, ya! Oleh-olehnya adalah berupa voucher potongan harga sebesar IDR 50.000 untuk berbelanja di HIJUP.com, yeaaayyy!!! Voucher-nya bisa teman-teman gunakan untuk mendapatkan potongan harga dengan berbelanja minimal IDR 250.000 untuk produk non diskon/promo dan non produk premium, sampai dengan 31 Juli 2018. Voucher-nya bisa langsung disalin di bawah ini dan dimasukan setelah check out! Selamat berbelanja untuk lebaran!

HIJUPSFTXJAKARTA

Scarf Allura ‘Cuci-Kering-Pakai’ dari Hijup (baca: narsis :b)

Terima kasih sudah mampir, dan sampai jumpa di tulisan saya lainnya!

Cheers,

Dini


Hijup Instagram: @hijup

Softex Daun Sirih Instagram: @womenhealthypedia

BloggerCrony Instagram: @BloggerCrony

You Might Also Like

16 Comments

  • Reply
    Cici Desri
    April 30, 2018 at 5:35 am

    hai mba dini salam kenal, ah seneng deh kalo abis event trs Blog Walking kaya gini jadi banyak tau blog-blog keren dari temen2 lainnya. Meskipun gak sempet ngobrol event kemarin, semoga next kita bisa ketemu dan saling sapa ya mba… nice sharing and I do love (fall in love synonym) your photos mba… ^^

    • Reply
      Dini Murti
      April 30, 2018 at 4:48 pm

      Halo Mbak Desri. Wah, terima kasih banyak ya sudah sudi mampir ke blog saya. Salah kenal :D! Iya, saya juga sering iseng blog walking untuk cari referensi karena pasti setiap blog punya gaya yang berbeda, karakteristik dari pemiliknya. Sayang, kemarin karena belum pernah ketemu sebelumnya dan nyesel kurang kenalan kanan-kirinya jadi nggak sempet ngobrol. Semoga di lain kesempatan bisa ketemu, kenalan langsung, dan ngobrol :).

  • Reply
    Tuty saca
    April 30, 2018 at 11:09 pm

    Haloooo cantiikk…. Seneng banget emang blogger gathering kemarin, talkshownya sangat berguna bagi nusa dan bangsa daerah kewanitaan. Banyak ilmu yang bisa diserap. Tambah sumringah aku pas baca blogmu eeehh ada fotoku disini. Aaiisshh masuk blog kece 😍😍😍

    • Reply
      Dini Murti
      May 2, 2018 at 2:54 am

      Halo Mbak Tuty! Aku juga seneng banget bisa ketemu Mbak Tuty lagi, seru! Iya, meet up kemarin bukan cuma seneng dapet produk Softex dan Hijup, tapi juga dapet informasi yang penting. Aku nggak kuat untuk nggak post foto Mbak Tuty juga karena bagus dan cakep, hehehe. Makasih Mbak Tuty sudah mampir.

  • Reply
    Risalah Husna
    May 1, 2018 at 9:10 am

    Seneng banget kalau mampir ke blognya dini, selalu dimanjain sama foto-foto keren. Next, mau dong jadi modelnya #ehh : Aku Softex user yang udah lama bangett. Pernah ganti sih merk lain, tapi ujung-ujungnya selalu balik lagi ke Softex. Apalagi sekarang ada varian daun siriih yang lebih nyaman dipakai.

    Acara Hijup Meet Up x Softex kemarin itu bikin kita lebih aware tentang kesehatan kewanitaan. Aku jadi makin sadar kalau daerah sensitif itu emang harus dijaga banget. Karena kalau ngga, efeknya bisa jangka panjang. Ihhh, seremm.

    • Reply
      Dini Murti
      May 2, 2018 at 3:00 am

      Makasih banyak Mbak Uci sudah mampir dan terima kasih juga pujiannya. Boleh dong Mbak Uci jadi modelnya nanti kalo kita ketemu lagi, hihihi. Iya, gara-gara meet up ini, hal-hal tentang daerah kewanitaan yang selama ini takut kalo makin digali jadi mau nggak mau kita harus lebih perhatian. Ini aku juga masih gonta-ganti, tapi memang Softex udah terpercaya, jadi begitu dapet produknya langsung dipake ternyata bagus.

  • Reply
    Siwi Ragil
    May 2, 2018 at 2:14 am

    Wahh..lengkap banget mba informasinya, emank paling seneng dateng ke meet up yang banyak manfaatnya selain dapet informasi tentunya dapet temen baru..salam kenal ya mba:) sayang kemaren datengnya telat gegara hujan jadi gak bisa kenalan lebih banyak lagi
    deh semoga next bisa ketemu lagi ya mba 🙂 . Aku juga user softex dari jaman sekolah dulu gak pindah2 karena udah nyaman dan gampang di bersihinnya,, sama banget aku juga cuci kering pake dapet jilbab dari hijup hihii aabiss kece bangett

    • Reply
      Dini Murti
      May 2, 2018 at 3:02 am

      Halo Mbak Siwi. Makasih banyak ya sudah mampir ke blog saya. Iya, saya sengaja nulis banyak sesuai dengan yang dialami, biar dari hati dan all out, hehehe… Iya, aku selalu senang kalau meet up; ketemu temen baru, dapet ilmu baru, dan foto-foto baru *eh gimana? hahaha. Semoga di lain kesempatan kita ketemu lagi ya Mbak nanti ngobrol-ngobrol kecil bareng, hehehe….

  • Reply
    Uci
    May 2, 2018 at 2:14 am

    Lengkap bgt infonya,karena saya termasuk saat mens banjir saya pilih no 3

    • Reply
      Dini Murti
      May 2, 2018 at 3:03 am

      Iya Mbak Uci, saya tadinya nggak tahu bedanya pembalut itu kayak gimana. Pake ya pake aja. Tapi ternyata, emang diklasifikasiin berdasarkan tingkat tertentu. Terima kasih sudah mampir ke blog saya ya, Mbak Uci.

  • Reply
    Vita Pusvitasari
    May 2, 2018 at 2:47 am

    Gak lembab juga jangan stress ya mbak dini biar kita gak keputihan, dan belajar foto fatlaynya seru dan harus sering praktek nih biar fotonya ciamik ya

  • Reply
    Rismayani
    May 2, 2018 at 3:20 am

    Hallo mbak, senangnya selain mendapat banyak informasi bisa saling bersua dengan blogger yang lain. Semoga kita bisa berjumpa di next event yaa mbak… 🙂

  • Reply
    Mira
    May 2, 2018 at 3:25 am

    Waahhh.. Lengkap banget materinya. Iya betul tuh kata Lulu. Kadang-kadang kalau sudan sibuk jadi suka males dan kelupaan menjaga area itu. Jadinya lembab terus deh.

  • Reply
    tante julit
    May 2, 2018 at 10:32 am

    sumpah infonya lengkap banget, thanks yaa kak, btw sekarang aku juga lagi dapet ini dan aku pakai softex daun sirih juga loh

  • Reply
    Yunita
    May 4, 2018 at 12:12 am

    Wahh keren dan lengkap banget. Foto2nya juga bagus banget Mba.

  • Reply
    Wian
    May 6, 2018 at 9:54 am

    Dulu ya awal kenal softex, masih yang tebel banget itu loh dan blm ada yang pakai sayap. Skrg softex udah berinovasi mengikuti permintaan pasar. Ak seneng banget krn bisa kembali pake softex.

  • Leave a Reply