Fitur

Senang Luar Biasa Bisa Mewarnai Lagi di Goldfaber Color Pencils Workshop

Halo teman-teman, apa kabar? *ciye teman-teman :b

Ada yang berbeda nih dengan akhir pekan saya, sabtu, 24 Maret 2018, lalu. Kalau biasanya saya sengaja menghabiskan akhir pekan dengan keluar rumah untuk berkeliling sekadar memotret di jalan, kali ini saya melakukan hal yang sudah lama sekali nggak dilakukan, yakni mewarnai. Saking sudah lamanya, saya nggak ingat sama sekali kapan terakhir kali melakukannya. Nggak heran sih sampai lupa, karena hal tersebut tertutupi oleh kegiatan-kegiatan menyibukan sehari-hari serta ketertarikan hobi lain yang menyita waktu, sehingga menggambar dan mewarnai jadi hal yang selama ini nggak dipikirin. Kerjaan dan hobi lainnya diatur oleh pusat otak sebagai sesuatu yang lebih penting, titik.

Namun, saya baru sadar, sampai heran dan geleng-geleng sendiri, ternyata saya jadi gembira banget gara-gara mewarnai berkat workshop yang diadakan oleh Faber-Castell Indonesia di Faber-Castell Store, Plaza Senayan, bersama para blogger dari Komunitas Emak Blogger (KEB). Mungkin terkesan berlebihan, masa hanya karena mewarnai sebuah gambar yang padahal nggak saya bikin sendiri bisa bikin senangnya luar biasa? Percayalah itu benar-benar menyenangkan, teman-teman. Apalagi buat orang-orang seperti saya yang suka (sok) sibuk dengan pekerjaan sehari-hari itu tadi. Kegiatan mewarnai waktu itu jadi seperti terapi, yang bikin nggak inget henpon, fokus. Walau hasil mewarnai saya lagi-lagi ‘B’ saja, pokoknya saya tetep senang buanget bisa terpilih ikut workshop ini dan tulisan ini saya buat sebagai keluaran alias output kumpulan rasa senang tersebut.





Faber-Castell Ada Dari Masa ke Masa Karena Kualitasnya

Acara dimulai kurang-lebih pukul 13:30 WIB yang dibuka oleh Mas Andri Kurniawan sebagai Public Relation Manager dari Faber-Castell, karena kalau dari klub sepak bola Eropa itu namanya Andriy Shevchenko. Itu mah pemain sepakbola,  buuu!!! *krik… krik…, emping kriuuukkk!. Baique ‘lah, kita langsung saja!

Mas Andri Membuka Acara

Setelah dibuka dengan ringkas oleh Mas Andri, selanjutnya ada Ibu Fransiska Remila selaku brand manager PT Faber-Castell International Indonesia, yang menjelaskan tentang keunggulan-keunggulan dari produk Faber-Castell dibandingakan dengan merek lainnya. Melalui pemaparan Ibu Siska, banyak hal yang baru saya ketahui tentang pensil gambar, khususnya Faber-Castell, yang dari kecil menjadikan seperangkat pensil warnanya sebagai salah satu barang yang diimpi-impikan ingin dimiliki. Saya merengek ke orang tua ingin punya karena naksir berat dengan kotak berwarna merah terangnya yang eye catching banget. Sepertinya waktu saya kecil itu, berkhayal bahwa menggambar dan mewarnai dengan menggunakan pensil Faber-Castell bakal bikin gambar saya kece walau kemampuan menggambar saya ‘B’ saja.

Ibu Fransiska Remila (Brand Manager PT Faber-Castell International Indonesia)

Pokoknya, pengetahuan saya tentang perpensilan standar banget, dan tahunya ya semua pensil itu sama saja; yang biasa untuk menulis di kertas biasa dan di kertas ujian, serta yang berwarna untuk menggambar biasa yang penting ada warnanya. Nggak tahu bedanya apa. Setelah tahu, saya baru paham kenapa teman-teman saya yang hobi gambar sampai ingin menangis ingin beli pensil atau pulpen gambar tetapi harganya lumayan. Setimpal dengan kenyamanan mereka ketika digunakan untuk menggambar. Selain memang kemampuan mereka oke, alatnya juga jadi hal penting yang mendukung.

Dari sejak saya mengenal menggambar dan bisa baca-tulis, merek Faber-Castell melekat banget. Nggak heran Faber-Castell beken banget sampe sekarang, karena kualitasnya yang terus terjaga selama 200 tahun sejak pertama kali ada. Bayangin, sudah 200 tahun lebih sejak 1761, dan dipikir-pikir sudah melewati banyak generasi! Lebih tua dibandingkan dengan klub sepakbola kesukaan saya, Liverpool FC, yang didirikan tahun 1892. Oke, kita stop dulu ya Dini disangkut-pautin dengan sepak bola, fokus dengan mewarnai :b!

Jenis Produk Faber-Castell Banyak Macamnya

Ternyata, bukan hanya seperangkat pensil warna dengan kotak warna merah saja dari Faber-Castell. Ada juga warna lain, yakni yang kotaknya berwarna biru dan hijau tua. Warna-warna pada kotaknya ini ‘lah yang dijadikan pembeda tingkatan target pengguna dan kualitasnya. Pensil dengan kotak warna merah adalah yang kualitasnya paling standar dan banyak diketahui orang-orang. Kenapa standar? Karena yang warna merah ini diperuntukan untuk pengguna pemula seperti anak-anak yang baru belajar menggambar.

Sedangkan, produk dengan kotak berwarna biru tingkatnya ada di atas yang merah, yakni sudah masuk kelas premium, namun harganya terjangkau. Yang biru ini cocok nih untuk orang-orang yang belajar menggambar tapi sudah mulai serius untuk naik ke jenjang yang lebih profesional. Pssst, di workshop lalu saya dikasih gratis satu kotak biru pensil Goldfaber, lho! Gilak, saya seneng banget!!!

Nah, berbeda lagi dengan pensil yang dikemas dengan kotak berwarna hijau tua seperti seperangkat pensil warna Albrecht Durer. Ia berada di kelas paling atas karena dikhususkan untuk para profesional seperti pelukis dan perancang busana. Dengan kualitas yang paling baik, lukisan yang dibuat menggunakan pensil dari katagori ini bisa bertahan hingga 200 tahun nggak luntur!

Sebagai informasi untuk teman-teman, yakni kalau yang kotak berwarna merah diproduksi di Indonesia, sedangkan untuk yang berwarna biru dan hijau khusus diproduksi di Jerman. Tenang, walaupun berbeda negara produksinya, semua produk Faber-Castell kualitasnya nggak perlu diragukan lagi.

Goldfaber Faber-Castell Yang Dikasih Gratis!

Dapat Pengetahuan Baru Tentang Perpensilan

Balik lagi ke yang sebelumnya saya singgung di atas, yakni kalau dulu saya nggak tahu sama sekali perbedaan kualitas antar pensil itu kayak gimana, khususnya apabila membandingkan antara Faber-Castell dengan merek lainnya. Tahunya pensil ya pensil, nggak tahu kenapa pensil warna murah yang dulu saya punya kalau dipakai mewarnai itu warnanya nggak terang, nggak keluar, dan bisa langsung pendek sepanjang kelingking karena saya harus rajin merautnya akibat mudah patah. Nah, karena produk-produk pensil Faber-Castell dibuat dari material-material yang berkualitas, terbukti saat saya menggunakannya langsung untuk mewarnai di workshop waktu itu, pensilnya enaaak banget untuk mewarnai sehingga bikin prosesnya lancar jaya sampai selesai. Salah satu yang membuat kualitas pensilnya bagus kuncinya ada pada material pembuatnya dan tingkat ketebalan pada bagian lead-nya. Tahu ‘kah teman-teman, setelah sekian lama, saya baru tahu bahwa isian pensil itu namanya lead!!! (Xie xie, Bu Siska).

Ibu Siska memaparkan keunggulan produk Faber-Castell

Nah, kualitas dan ketebalan lead yang baik dan ideal yang dimiliki pensil Faber-Castell membuat pigmentasi pensil pada media gambar seperti kertas jadi bagus, serta bikin lead pensil nggak mudah patah. Bu Siska waktu itu juga ngasih tahu bagaimana bagusnya pigmentasi pensil Faber-Castell dibandingkan dengan merek lain, yakni dengan cara disinari cahaya dengan keterangan yang tinggi. Kalau pensil dengan kualitas pigmentasi yang bagus, maka mau disinari seberapa terang pun dengan cahaya nggak akan berubah warnanya. Kalau merah ya tetap merah.

Riang Gembira Mewarnai

Mas Rizal (Creative Development Faber-Castell Indonesia)

Setelah mendapat pengetahuan baru dari Bu Siska yang sepanjang sesi memaparkan informasi padat dan insightful banget dengan mata berbinar dan senyuman, akhirnya sampai juga langsung praktek mewarnai. JREEENNNGGG!!! Kali ini dipandu oleh Mas Rizal, dari tim Creative Development Faber-Castell Indonesia, yang dengan santai dan mudah dipahami memberitahu teknik klasik menggambar dan mewarnai. Disebut teknik klasik karena hanya menggunakan pensil biasa, bukan pensil air. Teknik-teknik yang ia paparkan di antaranya ada teknik blending, hatching, cross-hatching. 

Yang Mas Rizal juga sempat tekankan ialah bagaimana kita bisa membaca atau membuat arah cahaya jatuh ke mana agar bayangannya pas, enak. Oh ya satu lagi, Mas Rizal juga memberitahukan bahwa kita bisa menghasilkan warna baru dengan menggabungkan dua warna, yakni diawali dengan memulas dengan warna yang lebih muda, lalu dipulas lagi dengan yang lebih terang. Tapi karena kemampuan teknis menggambar saya yang masih biasa saja karena tidak terlatih, yang saya praktekan hanyalah teknik arsir. Saya masih belum dapet sense untuk meletakkan bayangan ke mana, serta ruang imajinasi saya untuk mengeksplorasi gambar dan warna yang sudah jadi juga masih sempit. Sempet minder dengan para ‘tetangga’ yang sense of coloring-nya bagus-bagus, tapi saya fokus lagi dengan punya saya, percaya diri! Saya harus melalui proses untuk menyelesaikan gambar saya! Dan hasilnya? Taraaa!!!

Bagaimana pemirsa, biasa saja bukan hasil mewarnai saya? *intonasi a la Sisca Soewitomo :b (Foto: Dok. Faber-Castell Indonesia)
Pose dulu dong dengan latar belakang susunan produk Faber-Castell yang terlihat artsy banget!

Walupun apabila hasil saya disandingkan dengan punyanya Mas Rizal bakal jomplang, tapi saya seneeennnggg dan bangga banget. Saya yakin, ke-standar-an saya dalam menggambar dan mewarnai hanya karena memang bukan sesuatu yang saya tekuni dan biasakan, dan semua orang adalah seniman, bakal bisa asalkan ada niat dan ketekunan yang kuat.

Nggak hanya hal-hal di atas, di workshop ini saya bukan hanya seneng bisa mewarnai, dapet satu kotak pensil Goldfaber, makanan, saya dan peserta lain juga diberikan goodie bag berisi produk Faber-Castell yang macem-macem. Gembira luar biasa! Begitu sampai rumah walau sudah ngantuk berat, saya langsung bongkar, dan pulpennya langsung saya gunakan untuk nulis di buku diary, wehehehe… Mungkin ini yang dinamakan rezeki anak yang (mudah-mudahan) sholehah, aamiin.

Bersama Ibu Siska, Mas Rizal, dan Para Emak Blogger, yuhuuu!!!

Sekali lagi, terima kasih Faber-Castell Indonesia dan Komunitas Kumpulan Emak Blogger. Sampai jumpa di lain kesempatan!

Cheers,

Dini


NB:

Untuk informasi terbaru tentang Faber-Castell Indonesia, bisa follow akun media sosialnya berikut:

  • Instagram: @fabercastell_id
  • Twitter: @FaberCastell_id

Untuk informasi dan cari tahu tentang Komunitas KEB, bisa follow juga akun media sosialnya berikut:

  • Situs Web: emak2blogger.com
  • Twitter: @emak2blogger
  • Instagram: @emak2blogger

Dini Murti

A simple person who loves photography, writing, a student who learns by time and doing, and hope can travel around the world.

You may also like...

16 Comments

  1. Aku juga seneng dpt satu set alat mewarnai hehehe… Plus dpt ilmunya juga….😍😍😍

    1. Hati senang gembira bisa punya pensil warnanya, luuuvvv!!!

  2. Aku juga seneng bisa hadir diacara workshop ini, ternyata mewarnai itu menyenangkan.

    1. Iya Mbak, nggak buat anak kecil aja, obuat orang dewasa jadi stress release.

  3. Seruuu ikutan workshop ini, sayang ngga bisa ikutan ngegambar gara2 diambil alih sama Raya hahahha 😀 tapi jadi lebih tau teknik2 mewarnai dan jenis2 pensil warna yang bisa digunakan buat orang dewasa hihihi

    1. Raya serius banget ngewarnainnya. Ternyata mewarnai nggak bisa dianggap remeh karena ada tekniknya biar gambarnya jadi ‘hidup’.

  4. Wah saya jadi tahu kalau packing biru itu untuk dewasa ya..

    1. Iya, tapi kayaknya kalo dilihat dari kemampuan menggambar saya, lebih cocok pake yang merah :b.

  5. Bahagiaaaa banget bisa relaxing di sin!

    gak nyangka mewarnai bersama itu sangat sangat sangaaaat menyenangkan!

    1. Iya, jadi ngilangin penat dan ningkatin fokus. Baybay henpon! Hehehehe….

  6. seru ya acaranya, aku suka mewarnai juga sih hehe

    1. Iya Mbak Uli, menyenangkan banget nget!!! Hehehe…

  7. santai aja dek, drawing should be fun. lagian ini gak ada hubungannya sm nilai di rapor… hihihihi.. suka bacanyaaaah dan makasih ya buat foto2nya

  8. You did enjoy the workshop! Masih ingat ekspresimu kegirangan mewarnai selama acara. Lanjutkan, kakak!

  9. Seneng banget yaa mbak, jadi nambah ilmu di workshop ini. Ternyata ada banyak teknik yg bisa kita pelajari. Selama ini hanya tau cuma “yang penting diberi warna”. Mantap banget yaa mbak

  10. Danisa Butter Cookies says:

    wah keren banget mba

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *