Fitur

Titip Barang di PopSafe Biar Anti Ribet

Termasuk tim mana kamu kalau keluar rumah untuk jalan-jalan santai? Tim ribet bawa tas ukuran besar atau tim simpel bawa dompet atau tas kecil sudah cukup? Kalau saya masuk ke tim ribet yang mesti bawa apa aja di dalam tas, jadinya ya ukuran tas yang dibawa paling nggak itu ukuran tanggung, yang nggak besar banget atau kecil banget. Di sisi lain, buat tim simpel, pasti suka bingung sama tim ribet,

“Bawa apaan sih cuma mau jalan-jalan ke mall aja sampai bawa tas gede dan berat gitu?”

Hmmm, kalau saya pribadi, alasannya karena bawa banyak barang. Di dalam tas itu biasanya yang saya bawa adalah dompet biasa, dompet untuk naro uang koin receh, pouch untuk charger HP dan headset, tas peralatan ‘lenong’ (tata rias seperlunya dan obat-obatan), buku bacaan, mukena portable (yang bahannya parasut agar bisa dilipat), buku catatan kecil dan pena, payung, dan terakhir yang juga selalu dibawa karena saya seneng fotografi, kamera! Jadi di dalam tas yang saya dan teman-teman capkan jadi guyonan sebagai ‘karung goni’, bisa berisi beberapa pouch. Malahan terkadang ada pouch di dalam pouch. Ribet? Pastinya. Apalagi kayak saya yang ke mana-mana menumpang alat transportasi umum, selain jadi harus lebih ekstra hati-hati dan pastinya siapin punggung yang kuat (tenggak susu 1 liter).

Alasan saya bawa peralatan lengkap ke mana-mana salah satunya adalah karena selalu ada perasaan ‘nanti butuh’. Padahal kalau sudah dibawa beberapa nggak terpakai juga, sih, hehehe. Karena kebiasaan ini, kadang jadi nggak nyaman juga kalau lagi jalan-jalan terutama di mall, misalnya, ribet, berat, dan nggak fleksibel. Padahal tujuan ke mall ‘kan untuk santai.

Kalau sudah merasa nggak leluasa, pernah sempat kualahan sendiri dan pengen geletakin aja tas atau diseret. Berharap juga ada yang bisa dimintain tolong untuk bantu bawain sebagian atau dititipin di mana gitu.

Titip & Tinggal Barang di Loker PopSafe

Seperti menjawab harapan saya, si ribet, yang pengen beban bawaannya berkurang dengan bisa dititipin di satu tempat selama sementara, beberapa waktu lalu akhirnya saya coba sebuah fasilitas titip barang namanya PopSafe. PopSafe ini adalah salah satu layanan yang disediakan oleh PopBox, penyedia jasa loker pertama dan terbesar di Indonesia.

Dengan PopSafe ini, kita bisa sewa loker untuk bisa titip barang dalam jangka waktu sementara (sehari misalnya), lalu barang bisa diambil kembali. Fasilitas ini menurut saya bagus banget untuk keadaan-keadaan berikut:

  • Jalan-jalan ke mall tapi kebanyakan barang bawaan. Sebagian bawaan bisa dititipkan sampai sesi nge-mall;
  • Hendak titip barang buat teman di stasiun tapi nggak bisa ketemuan, lalu barang tersebut bisa dititip di loker PopBox, dan bisa diambil oleh teman kita tanpa harus kita saling tunggu-tungguan.

Fitur Canggih Lain dari PopBox

Sebenarnya, PopBox ini hadir dengan beberapa fasilitas yang bermanfaat banget selain untuk titip barang (PopSafe), yang pastinya semua fasilitas tersebut dapat diakses dan dijalankan melalui aplikasi di ponsel. Jadi, loker PopBox ini tanpa kunci konvensional, tetapi menggunakan kode di aplikasi atau kode batang, yang kita atau orang-orang yang kita beritahu yang tahu. Pokoknya, “Anti Maling-Maling Club”. Fasilitas-fasilitas PopBox di antaranya, yakni:

  • PopSend: fasilitas untuk bisa kirim barang detarif ngan cukup drop barang di loker terdekat. Nah, nanti kurir PopBox ‘lah yang bakal kirim ke alamat/loker tujuan. Tarifnya juga sesuai dengan tarif biasa kalau kita menggunakan jasa pengiriman lain yang dihitung per kilogram;
  • PopSend: fasilitas untuk titip barang sementara yang murmer (Rp 6,000/24 jam);
  • Collection Point: fasilitas untuk yang suka belanja di situs belanja online, tetapi jarang di rumah/kosan, bisa pilih fasilitas ini untuk mengirimkan barang ke loker terdekat yang dikehendaki. Selain bikin nggak khawatir barang sampai pada saat nggak ada orang di rumah, tetapi juga lebih privasi karena alamat pengiriman bukan alamat rumah, kantor, atau kosan;
  • Fasilitas Pengembalian barangnah, kalau barang yang sudah dibeli ada sesuatu hal yang mengharuskan dikembalikan (retur), seperti cacat atau tidak sesuai pesanan, bisa dikirim balik ke e-commerce tempat kita belanja dengan cukup taruh di loker kembali. Perlu dicatat, situs e-commerce yang sudah bekerjasama dengan PopBox adalah, Lazada, Zalora, BliBli, dan MatahariMall. Gratis!
  • Beli Pulsa & Transaksi Lain: kalau habis drop barang di loker PopBox dan keabisan pulsa untuk telpon babang ojek, di PopBox juga bisa isi ulang pulsa juga, lho!

Selain berbagai fasilitas yang bermanfaat, alasan lain PopBox ini asyik adalah pastinya lebih aman, privasi terjaga, bisa tahu perkiraan waktu pengiriman barang, bisa di mana saja yang tersedia loker PopBox, dan aman karena barang tersimpan selama 3 hari apabila belum sempat diambil dan akan terus diingatkan biar nggak lupa. Kalau sampai 3 hari masih nggak sempet ambil juga, bisa ajukan perpanjangan waktu ke pusat bantuan pelanggan PopBox.

Pengalaman Titip Barang dengan PopSafe

Nah, saya mau cerita pengalaman pertama menggunakan fasilitas PopSafe belum lama ini. Ini dia!

Unduh Aplikasinya Dulu

Sebelum titip barang di loker terdekat, teman-teman perlu untuk unduh dulu aplikasinya di handphone, karena semua menu ke fasilitas dan kode untuk buka loker akan muncul di aplikasi.

Daftar & Login

Saya suka banget dengan tampilan aplikasi PoBox, warnanya bagus, jenis font

Buka Aplikasi – Pilih Fasilitas “PopSafe”

Setelah masuk aplikasinya, saya langsung pilih menu “PopSafe” yang keliatan banget begitu di halaman utama.

Pilih Lokasi Loker

Setelah itu, pilih lokasi loker yang terdekat lalu klik “Calculate” untuk menghitung biaya.

Karena saya memasukan kode promosi “GRATISPAKAI”, yang tadinya kena biaya IDR 6,000, jadi gratis! Hehehe… Nggak gratis juga sudah murah banget seharian cuma segitu.

Buka Loker Dengan Masukan Kode atau Pindai Barcode

Setelah berhasil booking loker, di layar sentuh yang tersedia, teman-teman tinggal memasukan kode yang muncul di layar handphone untuk membuka loker atau bisa pindai barcode yang tertera.

Setelah loker terbuka, masukan barang yang hendak dititipkan, tutup lagi, dan halan-halan tanpa beban berat deh :D!

Sehari setelah saya coba fasilitas PopSafe, besoknya saya coba PopSend untuk kirim barang ke PopBox dekat kantor. Perkiraan saya bakalan diproses dalam 3 hari, ternyata di hari kedua saya ditelpon orang PopBox katanya PopBox di deket kantor saya offline. Jadinya malahan dianterin langsung ke kantor, padahal barangnya banyak dan berat. Waaahhh, seneng banget jadi nggak perlu ambil sendiri, wehehehe…

Temen-temen coba deh fasilitasnya, berguna banget! Pokoknya, keren pake PopBox!

Dini Murti

A simple person who loves photography, writing, a student who learns by time and doing, and hope can travel around the world.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *