Bulan Oktober lalu, saya mengajukan aplikasi Visa Korea Selatan untuk keperluan kunjungan wisata 9-16 November 2018. Saya memutuskan untuk mengurusnya semua secara mandiri, tidak melalui agensi perjalanan, karena ingin tahu seluk-beluk dan mengalami semua prosesnya sendiri. Semoga informasi yang berdasarkan pengalaman pribadi ini dapat membantu teman-teman yang hendak mangajukan aplikasi Visa Korea Selatan untuk dapat “tiket masuk” ke negara Ginseng ini.




Sebelum datang ke kantor konsulat yang berlokasi di sebelah Kedutaan Korea Selatan di Tegal Parang, Jakarta, saya mengumpulkan informasi terlebih dahulu mengenai persyaratan dan dokumen apa saja yang dibutuhkan dari situs web resmi Kementerian Luar Negeri Korea alias Ministry of Foreign Affairs (MOFA) di sini.

Langkah-langkah yang perlu ditempuh adalah sebagai berikut.

Kenali Jenis Visa Yang Hendak Diajukan

Sebelum buru-buru mengisi formulir, kenali dulu jenis visa apa yang hendak teman-teman ajukan. Apabila ini adalah percobaan kunjungan wisata kali pertama untuk ke Korea Selatan dan status pekerjaan teman-teman sebagai karyawan swasta seperti saya, maka jenis aplikasi yang diajukan adalah “Single Visa“, yang artinya, teman-teman hanya memiliki izin untuk masuk ke Korea Selatan satu kali dengan durasi tinggal maksimal 90 hari sejak pengajuan Visa dinyatakan disetujui. Kalau setelah kunjungan yang pertama tersebut teman-teman hendak kembali ke sana, lebih baik mengajukan visa ulang berjenis “Multiple Visa“, sehingga bisa keluar-masuk Korea Selatan dalam kurun waktu masa berlaku 5 tahun. Untuk lebih lengkapnya mengenai jenis visa Korea Selatan lainnya, bisa dilihat di sini.

Halaman Situs MOFA Korea Selatan

Unduh Formulir Aplikasi Visa

Setelah sudah mengetahui jenis visa apa yang hendak diajukan, langkah selanjutnya adalah mengunduh formulirnya. Formulir ini harus dicetak, diisi, lalu diserahkan beserta dokumen pendukung lainnya. Formulir aplikasi visa bisa diunduh di sini.

Header Formulir Aplikasi Visa Korea Selatan

Isi Formulir Aplikasi Visa

Setelah formulir aplikasi diunduh dan dicetak, mohon isi dengan lengkap berdasarkan informasi yang sebenar-benarnya, ingat juga untuk tempel pas fotonya di formulir.

Lengkapi Dokumen Persyaratan

Foto: Dok. Pribadi (Dini Murti)

Untuk jenis “Single Visa” dan calon aplikan adalah karyawan swasta, berikut dokumen-dokumen pendukung yang perlu disertakan. Ingat, susun dokumen sesuai dengan urutan di bawah ini untuk mempermudah dan mempercepat proses pemeriksaan di loket:

  1. Formulir Aplikasi Visa beserta pas foto yang langsung ditempel pada kolom foto. Isi Formulir dengan lengkap;
  2. Paspor Asli dan Fotokopi Identitas Paspor (paspor lama jika ada), dan halaman paspor yang terdapat cap imigrasi negara lain (jika ada). Jika sudah pernah mengunjungi Amerika Serikat atau Negara OECD, mohon lampirkan fotokopi visa Negara tersebut. Selain Visa Negara OECD, tidak perlu melampirkan fotokopi Visa. Daftar negara OECD bisa dilihat di sini.
  3. Surat Keterangan Kerja dalam Bahasa Inggris, yang bisa diminta ke bagian HRD yang menyatakan bahwa teman-teman merupakan karyawan terdaftar, informasi masa kerja (sudah bekerja dari tanggal sekian sampai dengan saat ini), poisisi, dan pernyataan perusahaan yang menjamin bahwa teman-teman akan kembali setelah masa kunjungan wisata selesai dan tidak akan menyalahgunakan visa wisata untuk mencari kerja atau suaka secara ilegal;
  4. Dokumen Keuangan. Yang kemarin saya lampirkan hanya slip gaji 3 bulan terakhir dan rekening koran 3 bulan terakhir. Lampirkan rekening koran dari akun yang aktif keluar-masuk uangnya. Yang dilihat adalah keaktifan rekening, bukan saldo rekening. Saldo mengendap yang banyak tidak menjamin aplikasi Visa Korea Selatan akan disetujui kalau saldo tersebut merupakan saldo ‘dadakan’ atau yang tidak bergerak, alias mengendap tidak terpakai. Jumlah saldo ideal adalah yang cukup untuk mengakomodasi keperluan selama di sana. Misalnya, biaya per hari adalah IDR 1,500,000 x 7 Hari = IDR 10,500,000. Maka dana mengendap adalah sebesar itu. Itu rumus idealnya, namun pada kenyataannya kemarin, saldo akhir ketika saya mengajukan kurang dari itu, dan bahkan di bulan sebelumnya tidak ada saldo yang tersisa. Di sini jelas bahwa yang menjadi tolok ukur penentuan adalah jaminan berupa surat keterangan kerja, dan alur keuanganan yang jelas dan sesuai, dan bukan banyaknya uang mengendap yang harus puluhan juta. Dana dadakan atau saldo mengendap yang tidak aktif debit-kreditnya akan dicurigai.
  5. Fotokopi Kartu Keluarga.

Sayarat pengajuan visa untuk profesi lain, lengkapnya bisa dilihat di sini.

Bukti pemesanan hotel dan tiket pesawat tidak perlu dilampirkan. Tip dari saya, karena Visa Korea Selatan ini susah-gampang, lebih baik jangan pesan tiket pesawat terlebih dahulu. Kalau hotel mungkin masih bisa dikembalikan secara penuh. Karena kalau pengajuan Visa sampai ditolak, maka bakal sakit hati banget, karena uang pembelian tiket pesawat yang dibatalkan dari pihak calon penumpang nggak bisa dikembalikan secara penuh, kalaupun dijadwal-ulang kemungkinan ada biaya tambahan, dan lebih sedihnya lagi, kalau beli tiket pesawatnya dari maskapai LCC, nggak bisa dikembaliin. Ujung-ujungnya jadi no show, dan hanya pajak bandara yang bisa diklaim. Baiq!

Jadi, daripada sakit hati dan dompet, lebih baik pesan tiket pesawat setelah pengajuan sudah disetujui. Lagipula, kalau teman-teman tetep kekeuh ngelampirin karena sudah terlanjur beli, bakal dikembaliin di petugas loket juga, sih.

Pergi ke Kantor Konsulat

Setelah semua persyaratan lengkap, yakin, susunan sudah benar, langsung deh menuju ke kantor konsulat. Lokasi kantor konsulat ini berada di sebelah kantor Kedubes Korea Selatan. Apabila naik TransJakarta, bisa diakses dengan berhenti di halte Tegal Parang, terus jalan sebentar.

Waktu operasional untuk penyerahan dokumen adalah dari Senin-Jumat pukul 09:00 – 12:00 WIB. Sedangkan untuk pengambilan paspor yang sudah ditempel lembar visa adalah dari pukul 14:00 – 13:30 WIB. Sebelum ke kantor konsulat, ada baiknya memeriksa kalendar. Karena kantor libur selain di Sabtu & Minggu, tetapi juga di hari libur nasional Indonesia dan Korea.

Menyerahkan Dokumen Aplikasi Visa & Membeli Perangko

Ada baiknya, untuk datang pagi-pagi sebelum jam 8, karena harus membeli dulu perangko di KEB Hana Bank. Perangko ini adalah tanda pembayaran aplikasi visa dan bisa dibeli di cabang KEB Hana Bank yang ditunjuk. Perangko ini harus ditempel di halaman depan formulir aplikasi. Tenang, KEB Hana Bank tempat untuk membeli perangko visa ini ada di dalam komplek kantor konsulat setelah gerbang masuk, kok. Tata cara dan posisi untuk menempelkan perangko juga nanti ada di meja satpam setelah masuk kantor konsulat. KEB Hana Bank sendiri buka pukul 8 pagi. Setelah ambil antrian untuk beli perangko, langsung bayar sesuai dengan jenis visa yang akan diajukan. Rincian harganya adalah sebagai berikut:

  1. Single Visa (90 Hari): IDR 592,000
  2. Single Visa (Di atas 90 Hari): IDR 888,000
  3. Double Visa: IDR 1,036,000
  4. Multiple Visa: IDR 1,332,000

Daftar Biaya Visa Korea Selatan

Setelah selesai membeli perangko, waktunya masuk ke kantor konsulat untuk menyerahkan berkas. Untuk masuk ke dalam, harus melewati pemeriksaan seperti biasa. Setelah masuk, ambil nomor antrian di meja satpam, tunggu sebentar sampai dipanggil oleh petugas. Di loket akan diperiksa kembali kelengkapan berkas dan 1 pas foto diminta juga. Jadi siapkan juga ya lebihnya.

Kalau berkas lengkap dan sesuai, proses cepet banget dan langsung dapat kertas tanda terima yang di situ ada informasi kapan perkiraan paspor bisa diambil lagi. Selama proses peninjauan aplikasi, paspor nggak bisa dipinjam. Proses pembuatan visa membutuhkan waktu 6 hari kerja, bisa lebih kalau ada hari libur atau aplikasi butuh peninjauan lebih lanjut.

Agar nggak sia-sia, sebelum mengambil paspor sesuai tanggal yang diberikan, ada baiknya memeriksa terlebih dahulu statusnya apakah masih ditinjau (Under Review), telah disetujui (Approved), atau bahkan Ditolak (Declined). Tata caranya bisa dibaca di post saya di sini. Perlu diperhatikan, apabila pengajuan visa teman-teman ditolak, maka biaya yang sudah dibayarkan tidak dapat dikembalikan lagi. Nah, itu ‘lah pentingnya nggak perlu beli tiket pesawat terlebih dahulu sebelum status visa sudah disetujui, karena untuk menghindari agar sakitnya nggak combo. Lagipula, nggak jadi syarat di proses pengajuan visa juga, tho!


Semoga post ini bermanfaat, dan semoga aplikasi visa Korea Selatan teman-teman disetujui dan bisa jalan-jalan dengan menyenangkan. Sampai jumpa di post selanjutnya :)!

 

Written by 

A simple person who loves photography, writing, a student who learns by time and doing, and hope can travel around the world.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *